$type=grid$count=3$cate=0$rm=0$sn=0$au=0$cm=0 $show=home

Aplikasi Mikoriza untuk Meningkatkan Serapan Nutrisi Tanaman

BAGIKAN:

Optimalkan pertumbuhan tanaman dengan mikoriza. Pelajari mekanisme kerja, manfaat bagi akar, dan cara aplikasi agen hayati untuk serapan nutrisi.

Aplikasi Mikoriza untuk Meningkatkan Serapan Nutrisi Tanaman

Pendahuluan

Mikoriza merupakan bentuk simbiosis mutualisme yang terjadi antara jamur tanah tertentu dengan sistem perakaran tanaman tingkat tinggi. Dalam hubungan ini, jamur mendapatkan asupan gula dari tanaman, sementara tanaman memperoleh akses nutrisi yang lebih luas melalui jaringan hifa. Penggunaan mikoriza kini menjadi tren dalam pertanian organik karena kemampuannya dalam memperbaiki kesehatan tanah secara alami. Dengan mengaktifkan peran mikoriza, petani dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sekaligus menjaga kelestarian ekosistem mikroba.

Mekanisme Perluasan Jangkauan Akar melalui Hifa

Jamur mikoriza bekerja dengan cara membentuk jaringan benang halus yang disebut hifa yang tumbuh menyebar jauh di luar zona perakaran utama. Jaringan hifa ini berfungsi sebagai ekstensi akar yang mampu menjangkau pori-pori tanah yang terlalu kecil untuk ditembus oleh rambut akar tanaman. Melalui jangkauan yang sangat luas ini, tanaman dapat menyerap air dan mineral dari area tanah yang jauh lebih dalam dan luas. Hal ini secara signifikan meningkatkan volume tanah yang dapat dieksplorasi oleh tanaman untuk mencari sumber nutrisi penting.

Mekanisme Perluasan Jangkauan Akar melalui Hifa
Gambar 1. Mekanisme Perluasan Jangkauan Akar melalui Hifa

Hifa mikoriza juga sangat efektif dalam menyerap unsur fosfor (P) yang seringkali terikat kuat oleh mineral tanah dan sulit tersedia bagi tanaman. Selain fosfor, mikoriza membantu penyerapan unsur hara makro dan mikro lainnya secara lebih efisien dan berkelanjutan. Tanaman yang terinfeksi mikoriza akan menunjukkan pertumbuhan yang lebih seragam dan kokoh karena pasokan nutrisi yang stabil dari dalam tanah. Mekanisme alami ini menjadikan tanaman lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan gizinya meskipun berada pada kondisi lahan yang kurang subur.

Peningkatan Ketahanan Tanaman terhadap Cekaman Lingkungan

Selain membantu nutrisi, mikoriza berperan penting dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kondisi kekeringan yang ekstrem. Jaringan hifa yang luas memungkinkan tanaman tetap mendapatkan akses air meski kadar air tanah di sekitar perakaran utama sudah sangat menipis. Lapisan jamur yang menyelimuti akar juga berfungsi sebagai pelindung fisik yang mencegah serangan patogen penyebab penyakit tular tanah. Dengan demikian, tanaman tidak hanya tumbuh lebih subur, tetapi juga memiliki daya tahan hidup yang lebih tinggi terhadap perubahan iklim.

Peningkatan Ketahanan Tanaman terhadap Cekaman Lingkungan
Gambar 2. Peningkatan Ketahanan Tanaman terhadap Cekaman Lingkungan

Mikoriza juga membantu tanaman beradaptasi pada tanah dengan tingkat keasaman atau salinitas yang tinggi melalui mekanisme penyaringan ion berbahaya. Beberapa jenis mikoriza mampu memproduksi enzim yang dapat menetralkan racun alumunium yang sering menjadi kendala pada lahan masam tropis. Hal ini menciptakan lingkungan mikro di sekitar akar yang lebih kondusif bagi metabolisme tanaman secara keseluruhan. Hasilnya, tanaman tetap produktif meskipun dibudidayakan pada lahan marginal yang selama ini dianggap sulit untuk diolah.

Teknik Aplikasi Mikoriza pada Berbagai Fase Tanam

Aplikasi mikoriza paling efektif dilakukan pada saat persemaian atau pada lubang tanam saat bibit dipindahkan ke lahan permanen. Inokulan mikoriza biasanya tersedia dalam bentuk serbuk atau butiran yang berisi spora jamur dan potongan akar yang telah terinfeksi. Dosis yang diberikan cukup sedikit, namun harus dipastikan bersentuhan langsung dengan akar agar proses kolonisasi jamur dapat segera terjadi. Pastikan kondisi tanah tetap lembap setelah aplikasi untuk mendukung perkembangan spora jamur menjadi jaringan hifa yang aktif.

Teknik Aplikasi Mikoriza pada Berbagai Fase Tanam
Gambar 3. Teknik Aplikasi Mikoriza pada Berbagai Fase Tanam

Pada tanaman tahunan atau perkebunan, aplikasi dapat dilakukan dengan cara membuat lubang di sekitar tajuk tanaman dan menaburkan inokulan di dalamnya. Hindari penggunaan fungisida kimia segera setelah aplikasi mikoriza karena dapat mematikan jamur bermanfaat yang baru saja diinokulasikan. Penggunaan bahan organik seperti kompos juga sangat disarankan untuk menyediakan media tumbuh awal bagi mikroba pendukung di dalam tanah. Dengan teknik aplikasi yang benar, manfaat mikoriza dapat dirasakan sepanjang umur tanaman tanpa perlu dilakukan pengaplikasian berulang.

Kesimpulan

Aplikasi mikoriza adalah strategi cerdas untuk meningkatkan efisiensi serapan nutrisi dan menjaga kesehatan tanaman secara jangka panjang. Simbiosis alami ini membuktikan bahwa teknologi hayati dapat memberikan solusi bagi tantangan pertanian modern yang semakin kompleks. Melalui pemanfaatan jamur tanah ini, kualitas produksi dapat terjaga tanpa harus merusak struktur dan keseimbangan biologi tanah. Mari mulai memanfaatkan kekayaan mikroba lokal untuk mewujudkan sistem pertanian yang lebih hijau, hemat biaya, dan berdaya saing tinggi.

Credit Penulis :Yovita Marta Gambar ilustrasi : Prathyusha Mettupalle, Teona Swift, Teona Swift, Greta Hoffman dari Pixabay Referensi :
  • Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP). Standar mutu pupuk hayati mikoriza dan prosedur inokulasi pada tanaman pangan.
  • Kementerian Pertanian RI. Panduan praktis penggunaan agen hayati untuk rehabilitasi lahan marginal dan lahan kering.
  • Pusat Penelitian Bioteknologi & Bioindustri Indonesia. Studi efektivitas mikoriza dalam meningkatkan efisiensi pemupukan fosfor pada tanah masam.
  • Mycorrhiza Information Exchange (ISTA). Database internasional mengenai jenis-jenis jamur mikoriza dan fungsinya bagi keberlanjutan ekosistem hutan dan pertanian.

Komentar

Nama

agronomi,38,holtikultura,36,Ilmutanah,44,
ltr
item
Media Tani: Aplikasi Mikoriza untuk Meningkatkan Serapan Nutrisi Tanaman
Aplikasi Mikoriza untuk Meningkatkan Serapan Nutrisi Tanaman
Optimalkan pertumbuhan tanaman dengan mikoriza. Pelajari mekanisme kerja, manfaat bagi akar, dan cara aplikasi agen hayati untuk serapan nutrisi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBbdqTRY831KAQTPONj0Y8pOMwtPdmtbX-v-LgsWwkBjjHM9D4OSq4NcOvAoWEBw8YjLRq6RCv9P2vX-vPtHV2Cmv5unUPgnaU27xf-DDfh9AReqJCIUgHJZCiIzVbWVGqdSBLjzyUn2P-wlnJQNm5bTUGg4QDZgsfzUPDmnH7625Dn4AYt-MTH01QCV5p/s1600/aplikasi_mikoriza.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBbdqTRY831KAQTPONj0Y8pOMwtPdmtbX-v-LgsWwkBjjHM9D4OSq4NcOvAoWEBw8YjLRq6RCv9P2vX-vPtHV2Cmv5unUPgnaU27xf-DDfh9AReqJCIUgHJZCiIzVbWVGqdSBLjzyUn2P-wlnJQNm5bTUGg4QDZgsfzUPDmnH7625Dn4AYt-MTH01QCV5p/s72-c/aplikasi_mikoriza.jpg
Media Tani
https://www.tani.biz.id/2026/03/aplikasi-mikoriza-untuk-meningkatkan-serapan-nutrisi-tanaman.html
https://www.tani.biz.id/
https://www.tani.biz.id/
https://www.tani.biz.id/2026/03/aplikasi-mikoriza-untuk-meningkatkan-serapan-nutrisi-tanaman.html
true
9107436615153191790
UTF-8
Tampilkan semua artikel Tidak ditemukan di semua artikel Lihat semua Selengkapnya Balas Batalkan balasan Delete Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat semua MUNGKIN KAMU SUKA LABEL ARSIP CARI SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel yang anda cari Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec sekarang 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan lalu Fans Follow INI ADALAH KNTEN PREMIUM STEP 1: Bagikan ke sosial media STEP 2: Klik link di sosial mediamu Copy semua code Blok semua code Semua kode telah dicopy di clipboard mu Jika kode/teks tidak bisa dicopy, gunakan tombol CTRL+C Daftar isi